Langsung ke konten utama

Postingan

Tarian Hujan

                    Oleh : yang terlupakan ‘Hujan. Sepertinya tak ada waktu yang tepat untukmu datang. Saat ini apakah engkau menertawaiku? Atau malah mendukungku? Dia ada disebelahku. Hatiku canggung, mulutku tak bisa bicara. Bantulah aku. Kau membuat kami semakin dekat. Apa yang harusnya aku lakukan?’ Aku diam, duduk di lantai memeluk kakiku. Memandang keluar, yang terhalang oleh kaca tebal ditemani dengan rintikan hujan yang semakin lama semakin tajam. Hari menjadi terasa dingin di sore hari. Tampak embun-embun kecil mengelilingi ku di kaca. Ku mengingatnya. Ku mengingat kejadian semalam. Wajahnya begitu lugu. Di hari libur seperti ini, ku tak bisa melihat wajahnya. Mengapa aku tak berbicara semalam kepadanya? Aku dibuatnya ragu-ragu. Aku mati kutu dibuat oleh suasana semalam. Andaikata ia tahu bahwa aku merasa getaran felling, apakah ia juga memiliki perasaan yang sama? Oh..baiklah, ini s...
Postingan terbaru

DIA BINTANGKU

Oleh : yang terlupakan            Diantara banyak bintang bertaburan dilangit malam yang sunyi, gue nemuin satu bintang yang paling terang dari yang bersinar. Dia indah, gue seneng mandanginnya, gue seneng liat sinarnya, indahnya bikin gue lupa tentang masalah gue. Mungkin inilah keindahan Allah SWT yang memberikan gue mata yang sempurna agar melihat suatu hal yang indah pula. Walaupun bintang itu milik Allah tapi gue bisa nikmatinnya, bikin gue tenang. Kalian tau ga? Bintang itu indah saat ia bersinar, andai setiap malam gue bisa liat bintang itu bersinar dan menerangi kelamnya malam. Ga semua bintang bisa seindah itu, kadang kalo malem dateng dan gue menengadah buat cari bintang yang bersinar rasanya sulit, dia ga selalu hadir disetiap malam, ga selalu ada buat nerangin malem, dan ini yang ga gue pengen. Gue pengen bintang bisa hadir setiap saat, dan disaat gue butuh dia Errrr— banyak banget masalah yang gue hadepin belakang...

MENANTI DIRIMU

Oleh : yang terlupakan Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi kau masih peduli kepadanya. Ketika dia meninggalkanmu kau masih setia menunggunya. Sudah 6 tahun kujalani hari-hariku bersama dia. Suka, duka, canda tawa dan tangis aku slalu bersamanya. Harris adalah sosok yang sangat berharga bagiku dan tak bisa tergantikan. Dia slalu menjaga, mencintai dan menyanyangiku sepenuh hati dan slalu menemaniku dengan senyuman manisnya itu. Dia slalu ada untukku, kapanpun dan dimanapun aku berada. Harris adalah sosok yang ulet, rajin dan cerdas. Tidak heran dia mendapatkan beasiswa di luar negeri. Harris memilih Amerika Serikat sebagai tempat untuk melanjutkan studinya. Mau tidak mau Harris akan meninggalkan aku sendiri dengan cinta kita berdua. Aku tidak bisa sesering lagi melihat senyumannya yang biasa menghiasi setiap waktuku. Hari ini adalah waktu keberangkatan Harris. Disinilah keutuhan dan kekuatan cinta kami di uji. Waktu dan jarak akan menjadi saksi...

Ketika Cinta Harus Pergi

Perkenalan ku padanya memang tidak disengaja. Sungguh semua ini diluar dugaan,, betapa tidak...!! Ternyata Dia adalah adik dari teman Abang ku sendiri,,, ehm.... cukup mengejutkan, Dia mengenal Abang ku, dan Aku pun mengenal Abangnya,,. Tapi anehnya kami tidak saling mengenal. Sebuah Perkenalan melalui HaPe... Aku sering SMS-an dan berbagi cerita dengan Dia. Pendek Cerita... kami pun berjanji untuk ketemuan. Sesuatu yang di tungggu-tunggu pun tiba. Sosok bertubuh sedikit kecil dan berpakaian sederhana menghampiriku, (persis seperti penampilan abangnya...) Awal yang baik, kami melanjutkan pertemanan kami dengan sering jalan bareng. Waktu pun terasa cepat berlalu. Dia pindah keluar kota, karena mendapat pekerjaan baru. Aku pun sudah jarang bertemu dengannya. Kalau pun ada,, itu hanya sesekali... bila dia libur dan pulang kerumahnya. *** Ada suatu malam,,, Aku merasa galau, karna berakhirnya cinta ku pada pacar ku. Ku putuskan untuk menelponnya, karena aku butuh se...

I LOVE YOU, GOODBYE...

Aku memandangi foto tersebut beberapa  saat. “Hanna, i’ll keep you on my mind... we will meet again someday. Goodbye...” Ucapku dengan memegang erat selembar foto di tangan kanan lalu menempalkannya di dada. “Hanna!!” mimpi itu lagi! sudah beberapa kali aku bermimpi seperti itu.                              {{{ “aku tidak tau mengenai Hanna semenjak kepindahannya. Lagipula, kenapa kau baru mencarinya sekarang? Terakhir kali aku bertemu Hanna 2 tahun yang lalu, ia bercerita kepadaku bahwa keluargamu tidak menyetujui hubungan kalian. Karena itu kah kau meninggalkan Hanna ke Balikpapan ?” Celotehan rina membuatku benar-benar merasa bersalah. Saat ini aku membutuhkan dukungan, bukan nasehat-nasehat yang memojokkan posisiku. Pergi ke Balikpapan juga bukanlah keinginanku. Tetapi, jika aku tidak melakukannya aku akan lebih melukai Hanna. “Rina, aku datang kep...

Cinta 100 hari

Aku dan Rivan telah bersahabat sejak kami sama-sama duduk dibangku kelas dua sekolah dasar . Semua masa telah kami lalui bersama . Masa kecil , masa-masa menghadapi Ujian Nasional SD , masa-masa cinta diSMP , masa kelulusan sewaktu SMP , sampai kami bisa merasakan bagaimana menjadi seorang siswa SMA .Masa-masa bahagia karna setiap waktu kami lalui bersama , juga masa-masa sedih saat kami harus menolak cinta . Menolak Cinta ? Iya menolak cinta , karna setiap cinta yang datang kepada kami , selalu berusaha untuk menghancurkan persahabatan kami berdua . Cinta yang datang kepada kami selalu bilang “ Jauhilan Rivan , Nay “ kalau tidak “ Jauhi Naya , sekarang kamu millikku , Van !” . Dari kata-kata itu  , aku dan Rivan selalu memilih untuk tidak menjalani hubungan pacaran yang bisa merusak persahabatan yang telah terjalin cukup lama diantara kami . Suatu sore aku dan Rivan duduk ditaman sekolah setelah selesai menjalani kegiatan masing-masing ”Van . sampai usi...

AKHIR SEBUAH PENANTIAN

Aku hidup bukan untuk menunggu cintamu. Sulit ku terima semua keputusan itu. Yang kini hilang tersapu angin senja. Masih sulit pula untuk ku lupakan. Suram dan seram jika ku ingat kembali. Mungkin harus ku biarkan semua kenangan itu, agar abadi oleh sang waktu. Pagi ini cerah, hangat mentari yang bersinar dan sejuk embun di pagi itu membuat semangat untuk menuntut ilmu makin bertambah. Ku percepat langkahku. Seusai sekolah, ada ekstrakulikuler seni tari dan aku pun mengikutinya. Masih belum beranjak dari tempat duduk ku. Dari arah belakang terdengar suara yang memanggilku. “Idaaa, tunggu !” Aku pun melihat ke belakang “Kamu Raff, ada apa kok sampai tergesa-gesa ?” tanyaku penasaran. “Emmm, ada yang mau kenalan sama kamu !” “Tapi Raff, udah mau masuk kelas seni tarinya” “Ya telat dikit kan gakpapa”. Aku tidak menjawabnya. Aku bergegas pergi menuju kelas seni tari. Aku simpan kata-kata Raffi tapi aku tidak memikirkannya disaat aku sedang mengikuti seni tari....